Niysa terbaring dirumah sakit tidak
sadarkan diri. Air mata bercucuran dari mata prihatin yang berada disekitar
tempatnya berbaring itu. Terutama air mata dari seorang teman laki-laki yang
sudah dari dulu sangat mengenal Niysa.
Rafa, itulah nama laki-laki baik itu. Laki-laki
yang selalu dibacakan sholawat oleh Niysa diwaktu senggang. Laki-laki yang
sangat mengenal kepribadian Niysa. Laki-laki yang kelak disebut ‘abi’ dalam
rumah tangga bersama Niysa. Dan dia juga lah laki-laki yang lebih mencintai
Allah daripada Niysa.
Kejadian itu tiba-tiba saja terjadi. Niysa mengeluh
sakit kepala dan akhirnya koma sampai sekarang. Hasil pemeriksaan dokter
menyebutkan bahwa ada Ensefalitis atau peradangan otak dikepala Niysa yang
dapat mengakibatkan amnesia retrograde ketika dia sadar.
Itu artinya Niysa akan lupa dengan laki-laki
baik bernama Rafa itu.
Mengetahui bahwa Niysa akan mengalami amnesia
ketika sadar. Rafa menulis sebuah surat yang isinya....
Kalau kamu amnesia, aku hanya ingin kamu
mengingat 3 hal: Pertama, Ingatlah Tuhanmu sebagaimana Dia yang telah
menciptakan, dan Utusannya untuk membimbing kita.
Kedua, ingatlah Ibumu sebagaimana dia telah
mengandung sejak buaian hingga kamu besar saat ini dan juga Ayahmu yang banting
tulang hanya untuk kamu dan ibumu.
Ketiga, aku ingin kamu ingat dirimu sendiri
dimana kamu yang membantuku untuk menuju kejalan yang lebih baik dan benar. Dan
aku berterimakasih untuk 3 hal tersebut, karena telah ditemukannya dirimu
kembali.
RAFA
Bersambung.....
Penasaran ya..?? sabar.. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar