Minggu, 31 Januari 2016

ULANG TAHUN..??

ULANG TAHUN..?? 

Sepulang sekolah Awahir lagsung menuju kamar dan menghitung uang tabungannya, wah kayaknya sudah cukup neh pikirnya senang.
Dia memang punya rencana dengan uang-uang itu. Intan teman Awahir yang model Itu, mau ulang tahun. kedengarannya biasa saja buat orang lain, tapi tidak buat Awahir. Soalnya diam-diam Awahir memang suka sama Intan. Cewek cantik itu sebenarnya sama kelas dengan Awahir, namun beda jurusan. 


Awahir senang sekali sewaktu Intan mengikuti lomba model. Dan Awahir juga tahu bahwa Intan sangat suka boneka-boneka lucu. Pokoknya Awahir sangat tahu semau hal yang berhubungan daengan Intan, kalau kamu tanya apa aja tentang Intan sama dia, dia pasti langsung bisa menjelaskan semuanya dari A sampai Z.


Karena Intan seminggu lagi mau ulang tahun. Awahir mau membelikan sesuatu untuk dia. Kira-kira apa ya.?


Sore itu Awahir jalan –jalan ke toko boneka sambil membawa uang recehan dari tabungnnya. Dia melihat banyak sekali boneka yang bagus dan lucu-lucu. Ada boneka Beruang, Upin Ipin, ada juga boneka Mickey Mouse dan Minnie Mouse, pokoknya banyak deh. Apalagi warnanya juga banyak, merah, kuning, biru dan hujau. Awahir sempat bingung mau beli yang bagaimana, tapi akhirnya dia sudah memutuskan mau membelikan boneka Minnie mouse lengkap dengan baju yang ada bordirannya bertulisakan ‘Intan’.


Setelah membayar. Awahir langsung Membayangkan wajah terkejud dan bahagia Intan. Intan pasti senang sekali mendapat hadah boneka yang lucu seperti ini.


Dirumah Awahir sangat sibuk membungkus boneka Minnie Mouse yang baru dibelinya. Walau kurang rapi dan kurang bagus, setidaknya kado itu terbungkus dengan bentuk Tas.


Tiga hari sebelum ulang tahun Intan, semua orang senang dengan undangan yang dibagikan, ribut dengan pesta yang katanya akan diadakan besar-besaran di gedung olahraga. 


Tetapi tidak dengan Awahir, dia tampak sangat gelisah, karena sampai saat ini dia tidak menerima undangan dari Intan. Mungkin Intan lupa menyerahkan undangan ke Awahir.


Satu hari sebelum pesta ulang tahun Intan. semua orang sangat antusias untuk menghadiri pesta itu dan katanya pesta ulangtahun Intan ini akan dihadiri oleh keluarga intan yang Artis. Semua orang tampak sangat bahagia menunggu besok hari. Tapi tetap saja undangan ulang tahun itu tidak juga Awahir terima.


Ketika pulang sekolah, Awahir menemukan buku Matematika Ufik yang tertinggal diatas meja dan Awahir mengejar Ufik untuk menyerahkan bukunya yang tertinggal.


"Pik, Pik... ini buku kamu ketinggalan diatas meja" kata awahir berteriak kepada ufik yang kebetulan belum pulang kerumah.


Saat Awahir menyerahkan buku itu tanpa sengaja sebuah kertas jatuh dari buku. Awahir memungutnya.


"ini punya kamu pik..??" kata Awahir


"iya... itu undangan ulang tahun dari Intan, untuk nanti malam. Untung tidak tertinggal. Nanti malam kamu juga kegedung olahraga kan..??" kata Ufik kepada Awahir


Awahir cuma terdiam. Dia bingung mau menjawab apa.


"lo kok diam kawan..?? kamu datang kan nanti malam..??" kata Ufik lagi


Awahir memandang wajah Ufik sesaat, kemudian dia tersenyum dan Awahir berjalan menjauhi Ufik.
Malam harinya, dirumah Awahir menangis menyesali dirinya sendiri. "siapa sangka, kadang yang namanya berjuang itu harus dilakukan tanpa hasil dan tanpa akhir....."

Fokus.!!

Hari ini Awahir begitu putus asa. Berjam-jam yang dia lakukan hanya menyesali dirinya ketika melihat wanita yang dia sayangi telah bersama laki-laki lain yang menurut Awahir lebih baik. Apa yang Awahir harus sesali? Dia juga tidak mengerti.
Semua itu takkan terjadi jika seandinya wanita itu juga menyangi Awahir. Tapi apa yang salah dengan diri Awahir? Dimata kawan-kawanya yang lain, Awahir juga baik.
Awahir mencoba menerka-nerka kembali apa yang kurang dari dirinya. Tanpa terasa air mata mengalir ke pipinya. Ditariknya nafas panjang dan dipandangnya langit, di ingatnya kembali semua hal tentang wanita itu, semua keinginan wanita itu, semua hal yang Awahir korbankan agar wanita itu bisa dengan mudah menghadapi setiap masalahnya, semua hal yang awahir persiapkan namun diabaikan. Awahir ingat semua itu.!
Tiba-Tiba seorang teman Awahir bertanya "kamu mau gak, punya jodoh yang sifatnya seperti kamu.?"
Awahir langsung berkata "mau...." sambil mengusap air matanya.
"yakin.?????" kata teman Awahir lagi.
Awahir mulai termenung. Di ingatnya setiap keinginan yang dimenangkan oleh rasa malas dari dirinya sendiri. Di ingatnya pula setia kegagalan yang berasal dari kemalasnya sendiri. Di ingatnya pula setiap kesulitan karena dirinya sendiri "gak. Aku gak mau punya jodoh seperti diriku sendiri."
"tapi itu mustahil. Kalau kamu ingin jodoh yang berbeda dari diri kamu. Kerena yang baik untuk yang baik pula."
Mendengar perkataan itu Awahir tersenyum dan mengucapkan. "terimakasih" kepada temanya itu.
Awahir baru sadar. Bahwa seharusnya dia tidak fokus terhadap kesedihan, dia harus fokus pada dirinya sendiri untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengalami kesulitan nantinya.
smile emotikon siapa tahu nantinya, teman Awahir yang memberi nasehat itu adalah jodohnya...?

Sabtu, 30 Januari 2016

Lagi...!!

.bukannya aku ingin ikut campur urusan kamu , aku hanya takut kamu akan sakit, saat kamu tahu bahwa dia tak separti yang kamu bayangkan.... frown emotikon
.aku hanya tak ingin orang yang aku sayangi terluka LAGI. Dan saat ku sembuhkan Luka itu LAGI, kamu malah membuat luka baru LAGI..... hingga akhirnya, aku hanya dapat bersamamu ketika kamu terluka dan akhirnya kamu pergi bersama orang lain ketika kamu sembuh.... cry emotikon
.entahlah, aku juga bingung siapa yang bodoh.
Aku yang selalu menyayangimu atau kamu tak peduli dengan orang yang menyayangimu ini... cry emotikon

.masih dengan orang yang sama...